Artikel Terbaru Subscribing this site

Mewujudkan Unit Perdjasu sebagai Organisasi Pembelajar | Catatan Kegiatan Upgrading : Peningkatan Kapasitas Manajemen Unit Perdjasu KPRI Sehat RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo, Purwokerto

Masyarakat abad 21 disebut sebagai masyarakat pengetahuan (knowledge society). Di dalam masyarakat ini, ekonomi pengetahuan merupakan pilar penting bagi kemajuan masyarakat. Hanya dengan melakukan pembelajaran bersama secara terus-menerus, organisasi dapat meningkatkan kapabilitasnya di dalam memenuhi tunutan konsumen secara unggul. Pengetahuan kolektif dan peningkatan kapabilitas menciptakan serta memperbaharui dan medayagunkan pengetahuan merupakan kunci sukses. hal ini perlu didukung oleh seluruh komponen organisasi pembelajar, yaitu orang-orang, baik pimpinan organisasi dan staf.

Hal itu disadari benar oleh KPRI Sehat RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto, khususnya Unit Perdagangan dan Jasa Umum (Perdjasu). Dengan mempertimbangkan perlunya peningkatan kapasitas manajemen dan kualitas pelayanan, pada hari Kamis, 21 September 2017 Manajemen Perdjasu melaksanakan Upgrading karyawan. Kegiatan berlangsung di Ruang Pertemuan KPRI Sehat Perum Griya Syifa Alamanda. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.00 – 17.00 WIB diikuti oleh 21 peserta yang terdiri dari unsur manajemen middle Perdjasu.

Dalam sambutannya, Manager Perdjasu mengapresiasi semangat staff middle perdjasu yang meluangkan waktu liburnya untuk mengikuti kegiatan. “Unit Perdjasu perlu membentuk Team work yang solid, sehingga kita butuh peningkatan kapasitas manajemen” kata Deddy Hadiyanto.


M Arsad Dalimunte yag membawakan materi Attitude dalam Bekerja mengungkapkan logika organisasi sebagai kumpulan orang dengan latar belakang berbeda. Sehingga untuk membentuk teamwork yang solid diperlukan SDM pembelajar yang senantiasa menjaga kapasitas, integritas dan trust organisasi.


Selain attitude, peserta upgrading dibekali dengan kemampuan manajerial sebagai bekal tata kelola organisasi. Deddy Hadiyanto selaku Manajer Unit Perdjasu membawakan dengan lugas Pemahaman mengenai Pengertian, Fungsi, Tujuan dan Tugas-tugas  Manajerial sebagai bekal middle manajemen Perdjasu dalam mengemban amanat organisasi.

“Dalam organisasi, komunikasi terjadi antara unit kerja, dengan manusia sebagai subyek proses menerima, menafsirkan, dan bertindak atas informasi”  kata Vledy Afief. Selanjutnya manager Organisasi di KPRI Sehat tersebut menjelaskan arti pentingnya komunikasi dalam sebuah organisasi yang dikemas dalam materi Komunikasi Organisasi dan manajemen isu.


Selain menyimak materi, peserta juga diajak untuk komparasi materi dengan study kasus lapangan dalam Forum Group Discussion (FGD). Setelah mengikuti upgrading, peserta diharapkan memiliki kemampuan untuk lebih memahami :
1.      Pemahaman Kemampuan Manajerial (Managerial Skill)
2.      Mengetahui Pentingnya Attitude dalam lingkungan kerja (Attitude Skill)

3.      Pentingnya komunikasi dalam membangun kerjasama team (Communication Skill)

Catatan Perhelatan Beasiswa Prestasi siSehat 2017

“Alhamdulillah, anak saya pasti sangat senang dan bangga menang di Beasiswa siSehat ini”. Demikian ungkapan kegembiraan dan keharuan dari salah satu anggota pemenang Beasiswa siSehat 2017. Program Beasiswa Prestasi 2017 merupakan rangkaian agenda KPRI Sehat RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Program rutin tahunan tersebut dimaksudkan sebagai salah satu bentuk penghargaan siSehat atas prestasi putera/puteri anggota.
Dibuka mulai tanggal 27 Juli 2017 sampai 12 Agustus 2017. Selama 17 hari anggota berkesempatan untuk mendaftarkan buah hatinya yang mempunyai prestasi peringkat satu (1) sampai tiga (3). Untuk mempermudah, manajemen menyediakan Formulir Pendafataran di beberapa tempat unit usaha dan kantor pusat siSehat.

Selain peringkat di kelas masing-masing, Beasiswa Prestasi juga mensyaratkan beberapa ketentuan lain yang harus dipenuhi anggota diantaranya :
-      Pendidikan SD, SMP, SMA dan masuk SNPTN tahun 2017
-      Melampirkan foto copy Kartu Keluarga (KK)
-      Melampirkan foto copy daftar nilai terakhir
-      Foto copy bukti registrasi (bagi yang mendafatr perguruan tinggi)
-      Melampirkan foto copy piagam penghargaan lomba atau prestasi (kalau ada)

Untuk memastikan semua anggota mengetahui program Beasiswa Prestasi, siSehat memasang pengumuman di papan informasi, unit usaha (dalam bentuk pamflet) dan juga melalui media sosial, Facebook KPRI Sehat RSMS Purwokerto.

Setelah melewati berbagai proses berdasarkan kriteria yang ditetapkan dan penilaian objektif atas data-data peserta lomba berprestasi Putera/ puteri Anggota KPRI SEHAT RSMS, akhirnya ditetapkan 51 nama sebagai Pemenang lomba berprestasi Putera/I Anggota KPRI SEHAT RSMS  2016 yang terdiri dari :
-           23 anak tingkat SD
-           12 anak di tingkat SMP
-           9 anak di tingkat SMA
-           1 anak tingkat Perguruan Tinggi


Nama pemenang secara resmi akan diserahkan siSehat untuk diumumkan saat Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2017 yang diselenggarakan RSUD Prof Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Selain itu pengumuman pemenang juga dipasang secara resmi di papan pengumuman RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Sebagai bentuk penghargaan, management KPRI Sehat RSMS akan mendapatkan penghargaan dari siSehat berupa sejumlah uang dan Sertifikat, yang diharapkan akan lebih memicu dalam pencapaian prestasi prestasi selanjutnya.

Sebuah kebanggaan bagi SiSehat untuk bisa memberikan Selamat atas Prestasi yang diraih, dengan harapan capaian ini akan selalu berlanjut seiring doa dan kerja keras dari orang tua sebagai pilar penting kebermaknaan prestasi. Capaian ini tak lain buah dari sinergi keluarga yang berkualitas, kerja keras serta  doa orang tua yang terus mengalir

Selamat dan Sukses atas prestasinya semoga bermanfaat bagi orang tua, nusa, dan bangsa

Forum Group Discussion (FGD) Yayasan Damandiri, Pusat Koperasi Konsumen Anugerah Damandiri Sejahtera (Puskopen ADS) dan Dekopinda Kabupaten Banyumas dengan Koperasi Ritel Banyumas


Yayasan Dana Sejahtera Mandiri (Damandiri), Pusat Koperasi Konsumen Anugerah Damandiri Sejahtera (Puskopen ADS) bekerjasama dengan Dekopinda Kabupaten Banyumas mengadakan forum komunikasi strategis. Agenda yang dikemas dalam Forum Group Discussion (FGD) Bertempat di Hotel Aston Purwokerto, dilaksanakan hari Jum’at, 11 Agustus 2017 dari pukul 08.00 – 11.00 WIB. Sekitar 50 perwakilan koperasi yang memiliki usaha ritel dari Banyumas, Purbalingga, Cilacap, dan Banjarnegara mengikuti agenda tersebut.

Dalam sambutannya, Ketua Pusat Koperasi Konsumen Anugerah Damandiri Sejahtera (Puskopen ADS) menegaskan perlunya Koperasi mulai membangun jejaring ritel dengan harga yang bagus dengan tata kelola manajemen modern. "Terkait dengan niat baik Yayasan Damandiri untuk menyalurkan modal bagi Koperasi ritel, Puskopen ADS siap menjadi bagian dari proses tersebut", ungkap Dr. Walid.

“Visi Misi Yayasan Damandiri adalah Membantu keluarga-keluarga miskin, dalam hal ini tugas yayasan adalah untuk membantu pemerintah dalam pengentasan kemiskinan masyarakat miskin”, kata Bp. Dr. Soebijakto Tjakrawerdaja. Selanjutnya Ketua Yayasan Damandiri tersebut  memaparkan program penyaluran modal yang sasarannya adalah penguatan toko/Warung masyarakat. “Terbangunnya kerjasama dengan koperasi sekunder yang secara simultan akan bermitra dengan koperasi primer akan memudahkan yayasan Damandiri dalam upaya meningkatkan kapasitas individu dan memperkuat usaha kecil di masyarakat”.


Ketua Dekopinda Kabupaten Banyumas dalam sambutannya menegaskan bahwa toko koperasi relevan dengan pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Mengingat besarnya potensi luar biasa yang dimiliki Banyumas beliau optimis koperasi akan mampu melakukannya. “Namun kita juga tidak menutup mata bahwa koperasi mempunyai keterbatasan keterbatasan, sehingga untuk mewujudkan mimpi besar tersebut akan menjadi rasional jika koperasi bergabung dalam sebuah wadah koperasi sekunder”, ungkap Bp Arsyad D yang juga merupakan General Manager KPRI Sehat RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo tersebut.



Respon positif ditunjukkan peserta kegiatan. Tak kurang dari Kepala Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan UKM Kabupaten Banyumas dan Cilacap, KUD Rukun Tani, KUD Aris Banyumas, KUD Tri Wijayasari, Cilacap, Credit Union Cikalmas, dan perwakilan koperasi dari Kabupaten Purbalingga antusias memberikan dukungan dan harapannya. “Semoga program ini dapat memberikan angin segar bagi koperasi ritel, menjamin ketersediaan barang, dan kami bisa menjual dengan harga murah sehingga dapat bersaing dengan kompetitor,” ungkap peserta di akhir acara.

Merajut Asa Purwokerto Kota Koperasi bersama Staff Khusus Kemenkop

KOPDAR & Halal Bi Halal Ekonomi Koperasi Banyumas | Kamis, 6 Juli 2017 Acara Jumpa Darat atau yang disebut Kopdar Ekonomi Koperasi Banyumas diselenggarakan. Agenda yang diikuti sekitar 25 peserta berlangsung pukul 14.30 WIB di Gedung PLUT Banyumas (Dukuh Waluh). Yang menarik, khusus Kopdar bertema: Kota Koperasi yang ke-6 kalinya ini menghadirkan Bp Teguh Budiana - Staf Khusus Menteri Koperasi.

Tercatat beberapa perwakilan gerakan koperasi yang hadir adalah dari Kopkun, Kopkun Institute, Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia (Kowapi) Banyumas, Koperasi Argo Mulyo Jati (AMJ) Ketanda Sumpyuh, Kopamas (Koperasi Pasar Manis),  CU Cikal Mas,  Kosuku Unsoed, KPRI NEU Banyumas, KPRI SEHAT RSMS, Kelompok Wanita Entreprenuer yang terhimpun dari Salimah, Koperasi Karyawan (Kopkar) Mitra, Purbalingga dan lain sebagainya. Sementara itu, perwakilan kampus hadir para mahasiswa dari Unsoed, UMP (Universitas Muhammadiyah), dosen pertanian Unsoed, dosen IAIN Purwokerto, dosen FEB Unsoed.


Menggagas Purwokerto Kota Koperasi
Deputi Riset Kopkun Institute, Novita Puspasari mengawali dengan paparan Purwokerto Kota Koperasi.  Salah satu aktivis penggiat koperasi yang juga tercatat dalam jajaran dosen FEB Unsoed tersebut memaparkan latar belakang, tujuan, proses dan mimpi besar Purwokerto sebagai Kota Koperasi. Bahwa Kota Koperasi merupakan upaya membangun ekosistem yang baik agar mendukung tumbuhnya koperasi-koperasi yang benar. Sehingga mengurangi praktik koperasi abal-abal (rentenir berbaju koperasi) dan masyarakat terlayani dengan prima oleh koperasi-koperasi baik .

Secara Khusus, Bapak Teguh Budiana mengapresiasi Kota Koperasi, yang menurut beliau hal ini merupakan ide brilian dari insan Koperasi Purwokerto. Untuk mewujudkan Purwokerto Kota Koperasi ada Beberapa catatan beliau tentang koperasi :

  1. Koperasi masih menjadi institusi minoritas dibanding dengan paham Kapitalis
  2. Mindset masyarakat tentang koperasi masih sangat  beragam, dan kebanyakan adalah stigma negatif. 
  3. Koperasi belum memberikan dampak nyata (khususnys secara ekonomi) yang bisa dirasakan anggota atau masyarakat
  4. Perlunya daya dukung pemerintah terkait dengan kebijakan tentang perkoperasian


Untuk itu salah satu Staff Khusus Kemenkop tersebut mengharapkan agenda Kota Koperasi harus melibatkan semua unsur. Sehingga perlunya perencanaan matang tentang stepping, propaganda, strategi, program dan identifikasi lapangan secara terukur dalam pelaksanaannya. Sehingga Koperasi hadir sebagai solusi atas problematika masyarakat dan menjadi pemersatu kekuatan kekuatan kecil menjadi sebuah kekuatan ekonomi yang disegani.



Asa Kota Koperasi
Optimisme dan Tingginya Antusiasme peserta diskusi tentang kota koperasi tergambar dari banyaknya masukan dan dukungan agenda Purwokerto Kota Koperasi. Tidak ketinggalan Mas Suroto, salah satu tokoh muda koperasi nasional yang kebetulan sedang di Purwokerto, memberikan semangat kepada para peserta dengan keyakinan dan optimismenya.

Hakekat agenda PKK sesungguhunya upaya mencari titik komitmen bersama insan koperasi Purwokerto untuk secara agresif mengembangkan koperasi.
Kedepan, masing masing koperasi diharapkan meng-akselerasi dan saling support sehingga kita akan besar bersama. PKK juga mendorong agar tidak terjadi persaingan antar koperasi tetapi justru mengembangkan kerjasama yang saling memperkuat”, Ungkap Firdaus Putera, HC, Direktur Kopkun Institute yang lembaganya menggagas Ide Purwokerto Kota Koperasi (PKK).

Kegiatan Khotmil Qur’an dan Buka Puasa Bersama siSehat 1438 H

KPRI Sehat RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto atau biasa disebut siSehat mengadakan Buka Bersama. Agenda rutin tersebut diikuti jajaran Pengurus, Badan Pengawas dan Management siSehat di Perum Griya Shifa Alamanda Pamijen, Sokaraja Kulon, Sokaraja. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 16.15 tersebut diikuti oleh sekitar 120 orang.

Buka Bersama merupakan bagian dari rangkaian agenda internal KPRI Sehat di bulan Ramadhan Rangkaian tersebut diawali dengan kegiatan penyelesaian pembacaan Al Qur’an. Kegiatan yang bernama Khatam Qur’an siSehat merupakan pembacaan Al Qur’an Berjamaah yang dilakukan oleh semua karyawan siSehat. Secara teknis total 30 juz dalam Al Qur’an dibagi ke masing-masing unit usaha siSehat, sesuai dengan proporsi jumlah karyawannya.


Setelah masing-masing unit menyelesaikan “jatah” juzz al Qur’an yang harus dibaca, artinya 30 juz telah selesai (khatam). Sesuai tradisi Khatam Al Qur’an, diadakan syukuran (khotmil Qur’an) yang dibarengkan dengan agenda buka bersama.

Dalam sambutannya, Bp. Tarkijo, SKM sangat berbahagia bisa bertemu dan bersilaturahmi dengan seluruh jajaran management si Sehat. Beliau sangat mengapresiasi kinerja dan capaian siSehat selama ini. Ketua Pengurus siSehat tersebut tidak lupa mengingatkan supaya teamwork tetap terjaga. Selain itu peningkatan pelayanan menjadi hal yang sangat penting bagi siSehat untuk terus memberikan yang terbaik bagi anggota melalui
Senyum, Salam, Sapa dan ucapan terima kasih.

Mewakili ketua Badan Pengawas siSehat, Bp Wahyu sangat senang menjadi bagian dari team siSehat. Kegiatan buka bersama dan Khotmil Qur’an yang dilaksanakan siSehat merupakan hal yang positif. Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini berfungsi sebagai penguatan sisi kerohanian karyawan siSehat. “Karena paradigma pekerjaan harus dimaknai sebagai bagian dari kegiatan ibadah kita”, tutur anggota Badan Pengawas siSehat tersebut mengakhiri sambutannya.

Sembari menunggu waktu berbuka puasa, peserta mendengarkan siraman rohani oleh Bp Wahab. Pembicara yang merupakan bagian dari team Unit Parkir siSehat tersebut menerangkan bahwa ada 3 kondisi umat beriman ketika masuk sorga:
1.       Orang Beriman yang masuk sorga
2.       Orang beriman yang dimasukkan sorga
3.       Orang Beriman yang merupakan Penduduk Sorga  


Setelah adzan Maghrib berkumandang, semua peserta membatalkan puasa dengan hidangan yang sudah dipersiapkan manajemen siSehat, yang dilanjutkan dengan sholat maghrib berjama’ah dan makan bersama. Pembagian bingkisan dari Pengurus dan Pengawas siSehat untuk semua karyawan siSehat mengakhiri Agenda Buka Puasa Bersama siSehat tahun 2017.

Translate

Testimoni

Salut dengan artikel-artkel yang dimuat dalam kolom SiSehat, benar-benar dapat memberikan inspirasi, motvasi dan semangat bagi gerakan koperasi yang seringkali bernada minir. (Djabaruddin Djohan - Pemikir Koperasi Indonesia)

Kunjungan Internasional

 
Support : Copyright © 2013. SiSehat - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template