Home » » KETIKA “PENGURUS LAMA” TAK BERKENAN DI PILIH LAGI….

KETIKA “PENGURUS LAMA” TAK BERKENAN DI PILIH LAGI….


Ada sebuah fenomena menarik dari RAT Tutup buku tahun 2009, Pengurus Periode 2006 sd 2009 bersepakat untuk tidak mau lagi dicalonkan menjadi pengurus. Ada apa gerangan sesungguhnya ???

Redaksi mencoba memburu “jawab” atas “keunikan” ini, mengingat mereka memilih mundur saat dimana koperasi dalam kondisi yang mulai panen. Dalam tinjauan “opportunist” seharusnya mereka memilih untuk bertahan dan ikut menikmati. Dalam perspektif politik organisasi, ini bukan pilihan”populer” dan diluar kewajaran.

Setelah melakukan “perburuan”, redaksi menemukan beberapa jawaban atas ”pilihan yang beliau-beliau ambil”. Secara umum, ada beberapa jawaban yang diresume sebagai berikut :

  1. Walau dalam AD (Anggaran Dasar) tidak mengatur berapa kali seseorang berhak untuk di pilih, namun demikian mereka sesungguhnya ingin memberikan kesempatan kepada anggota lain untuk memimpin koperasi. Mereka juga ndak mau ada kesan “haus jabatan”, mengingat mereka sudah cukup lama menjadi pengurus dimana (Drs Budi Raharjo,Sp,FRS 6 (enam) tahun menjadi ketua, Drs.Madiyono Saputro selama 9 (sembilan) tahun menjabat Sekretaris, dan Ida Fitri Astuti,SE selama 24 (dua puluh empat) tahun menjabat Bendahara.
  2. 6 (enam) tahun terakhir, koperasi berjuang membangun “sistem kerja” yang baik. Dengan demikian, “sistem” ini akan menjadi alat efektif untuk menjaga stabilitas usaha dan organisasi. Oleh karena itu, mereka berkeyakinan bahwa koperasi akan tetap berjalan lancar dan semakin maju.
  3. setelah menjadi anggota biasa, segenap pengurus lama siap mendukung kepengurusan baru terpilih dan siap dimintain bantuan sepanjang untuk kemajuan koperasi “SEHAT”. Ada alasan terakhir yang menggelitik namun cukup “bijak/wise” dimana
  4. salah seorang mantan pengurus berpendapat bahwa keberhasilan seorang pemimpin sesungguhnya diukur dengan tingkat pertumbuhan organisasi sesudah ditinggalkan.

Itulah beberapa inti jawaban yang bisa di buru oleh redaksi seputar pilihan sikap “pengurus lama” yang memilih untuk tidak berkenan dipilih kembali. Kepada pengurus lama sepatutnya kita ucapkan terimakasih atas segala dedikasi dan pengorbanan yang telah diberikan bagi kemajuan koperasi tercinta ini.

0 komentar:

Posting Komentar

Translate

Testimoni

Salut dengan artikel-artkel yang dimuat dalam kolom SiSehat, benar-benar dapat memberikan inspirasi, motvasi dan semangat bagi gerakan koperasi yang seringkali bernada minir. (Djabaruddin Djohan - Pemikir Koperasi Indonesia)

Kunjungan Internasional

 
Support : Copyright © 2013. SiSehat - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template