Home » » Seberapa Jauh Angggota Berkenan Mengambil Peran… Sejauh Itu Pula Imbas yang Akan Kita Dapatkan

Seberapa Jauh Angggota Berkenan Mengambil Peran… Sejauh Itu Pula Imbas yang Akan Kita Dapatkan


Pembacaan & Pemaknaan Rekapitulasi Partisipasi Anggota Tahun Buku 2009


Hakekat ”rekapitulasi poin partisipasi” menjadi bagian dari laporan tahun koperasi adalah untuk memberikan apresiasi terhadap anggota yang sudah menunjukkan komitmen tinggi terhadap koperasi. Disisi lain, hal ini juga dimaksudkan untuk me-refresh dan sekaligus menggugah spirit anggota untuk senantiasa menumbuhkembangkan partisipasinya dalam setiap aktivitas-aktivitas yang diselenggarakan oleh koperasi. Penyajian ”rekapitulasi poin” ini juga mengandung pesan edukatif yaitu bahwa keberhasilan dan kebelumberhasilan koperasi adalah milik segenap unsur organisasi yaitu; pengurus, pengawas dan anggota.
Mengacu pada tabel rekapitulasi poin partisipasi anggota (sebagaimana tercantum pada bagian tersendiri dalam laporan ini), jumlah poin transaksi aktif anggota tahun 2009 mengalami kenaikan hingga 120% dari tahun 2008. Poin terbanyak disumbang dari transaksi di unit perjasu (café,kisotel,foto kopi & toko) yakni sebesar 112.695 poin (56,12%) dari total poin 200.811 poin. Hal tersebut menujukan respon positif anggota terhadap langkah-langkah dan strategi yang dijalankan pengurus untuk meingkatkan pelayanan di lini perjasu, seperti pembenahan system manajemen (PPIC) dan ekstensifikasi usaha dengan membuka mini market dan café di RSUD Magrono II (Geriatri). Hal menggembirakan juga terjadi di lini simpan Pinjam, dimana pada tahun 2009 terjadi kenaikan jumlah poin aktif hingga 173% dari tahun 2008. Kondisi demikian dapat diartikan sebagai bentuk dukungan, kesadaran dan loyalitas nyata anggota terhadap kemanfaatan berkoperasi, khususnya dalam hal simpanan maupun pinjaman. Sebagaimana diketahui di tahun 2009 unit simpan pinjam sempat mengalami apa yang disebut “bulan sulit” dimana unit simpan pinjam sama sekali tidak dapat memberikan pinjaman kepada anggota. Namun nampaknya kondisi tersebut dapat dimaklumi & dipahami oleh segenap anggota demi strategi pencapaian kepentinggan yang lebih besar dalam strategi usaha koperai.
Kenaikan jumlah poin aktif mencerminkan kenaikan tingkat loyalitas anggota khususnya dalam partisipasi modal dan partisipasi transaksi. Sebagaimanan dengan indikator loyalitas anggota yang telah disepakati bersama dalam forum RAT tahun sebelumnya, bahwa yang disebut dengan anggota loyal adalah anggota dengan jumlah poin >250, aggota cukup loyal dengan jumlah poin 151-250, sedangkan anggota belum loyal dengan jumlah poin <150. Bila mana pada tahun 2008 ihktiar dari pengurus hanya didukung oleh 44 anggota loyal saja (hanya 5% dari total 906 anggota), tahun 2009 dukungan dari anggota yang loyal telah mengalami peningkatan yang menggembirakan, yakni menjadi 146 orang (16% dari total 903 anggota). Demikian pula dengan anggota yang berada dalam level loyalitas cukup. Dimana pada tahun 2008, jumlah anggota yang dengan level cukup loyal hanya berjumlah 59 orang (7%) menjadi 119 orang (13%), yang menjadi garis bawah disini adalah sebagian besar anggota level loyalitas cukup yang tercatat pada tahun 2008 telah bergerak dan beralih masuk pada level loyal pada tahun 2009. Hal tersebut juga berarti anggota level loyalitas cukup adalah anggota yang pada tahun sebelumnya sebagian besar masih berada pada level “keacuhan berkoperasi” (anggota-anggota yang belum loyal).
Perjuangan menghijrahkan persepsi anggota pada tahun 2009 memang telah menujukan hasil yang menggembirakan, hal tersebut tentu tidak lepas dari upaya edukasi terus menerus kepada seluruh anggota tetang makna dan hakikat berkoperasi yang benar yang telah dilakukan oleh kepengurusan. Namun dibalik kesuksesan tersebut masih menyisakan pekerjaan rumah yang sangat besar bagi kepengurusan di tahun 2010 dan tahun-tahun berikutnya, karena masih terdapat anggota dengan kriteria level belum loyal sebanyak 631 anggota dan anggota yang tidak melakukan transaksi selama tahun 2009 sebanyak 7 anggota yang harus terus diberikan pencerahan. Tidak itu saja, anggota yang sudah loyal dan cukup loyal juga harus terus menerus di edukasi dan motivasi untuk terus meningkatkan partisipasinya. Disamping itu, anggota yang sudah loyal juga diharapkan berkenan menjadi agen-agen yang akan menyuarakan kebaikan-kebaikan koperasi dan memotivasi anggota lainnya untuk berbuat sama.
Satu hal lagi yang menjadi catatan penting untuk RAT tutup buku 2009 ini, yaitu perlu pengkajian interval/range penilaian tingkat loyalitas anggota. Interval/range yang akan ditetapkan kemudian hendaklah mengandung unsur peningkatan dan juga memotivasi pertumbuhan partisipasi yang berarti meningkatnya loyalaitas anggota.

0 komentar:

Posting Komentar

Translate

Testimoni

Salut dengan artikel-artkel yang dimuat dalam kolom SiSehat, benar-benar dapat memberikan inspirasi, motvasi dan semangat bagi gerakan koperasi yang seringkali bernada minir. (Djabaruddin Djohan - Pemikir Koperasi Indonesia)

Kunjungan Internasional

 
Support : Copyright © 2013. SiSehat - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template