Home » , , » Mengambil Hikmah Koperasi dari Kesaksian Pak Anton

Mengambil Hikmah Koperasi dari Kesaksian Pak Anton

AR. Hary Bakdijono nama lengkapnya atau sering akrab disapa Pak Anton. Beliau telah menjadi anggota koperasi SiSehat puluhan tahun lamanya. Loyalitas semenjak tahun 1983 silam. Bisa dikatakan beliau termasuk  saksi hidup perkembangan koperasi SiSehat dari masa ke masa. 

“Dulu pengelolaannya belum sebaik sekarang,” ujar Bapak yang sudah memiliki 3 cucu ini kepada tim SiSehat. Ragam cerita pengalaman muncul dalam kehidupan Pak Anton yang berhubungan dengan SiSehat. Bahkan kehidupannya tidak bisa lepas dari koperasi. Dengan itu beliau sangat berterimakasih kepada SiSehat yang telah memberi kemanfaatan bagi anggotanya.


Tahun 2009 lalu, bapak yang lahir di Kota Purbalingga ini akhrinya pensiun dari rumah sakit. Namun tidak lekas beliau memilih keluar dari Koperasi SiSehat. Pasca pensiun beliau masih setia menjadi anggota SiSehat,  dengan disiplin beliau melaksanakan kewajibannya membayar simpanan wajib tanpa pernah terlambat. Namun akhir tahun 2012 ini, Pak Anton memilih keluar dari anggota koperasi karena di usianya sekarang, beliau berkeinginan lebih menikmati hari tuanya bersama cucu-cucunya yang lucu dan terus fokus melanjutkan berkarya.

Di satu kesempatan tim SiSehat bertemu dengan Pak Anton. Ditemani dengan salah satu cucu lelakinya, Esa, suami dari Ibu Ruswati ini bercerita banyak tentang pengalamannya selama bergabung dengan koperasi. Rumahnya yang beliau diami sekarang di Jalan Pasir Muncang, Purwokerto Barat ternyata ada cerita peran koperasi di dalamnya. Sesuai dengan salah satu prinsipnya yang selalu beliau pegang, untuk merencanakan sesuatu harus terprogram secara rapi, tidak mengambil keputusan begitu saja. Maka dari itu dengan perencanaan yang matang, akhirnya beliau memutuskan untuk melakukan peminjaman terhadap koperasi. Dengan niatan tinggi, dalam tempo waktu yang sesuai dengan yang dijanjikan, Pak Anton melunasi pinjamannya tersebut, sampai rumah tersebut selesai dibangun. Peristiwa histroris itu terjadi sekitar tahun 1990 silam.

Hal yang memikat dari pengalaman Pak Anton adalah tentang disiplin waktu. Beliau begitu paham tentang kesadaran bagaimana ruh simpan-pinjam ala koperasi itu berjalan. Baginya simpan pinjam di koperasi tidak sebaatas tercipta secara mekanis. Ada kaitan kekeluargaan di sana, jika ada seseorang yang terlambat mengembalikan, berarti ada saudara-saudara yang lain yang “terhadang” untuk dibantu. Maka dari itu beliau selalu berupaya untuk melaksanakan kewajibannya tepat waktu.

Dengan track record yang baik itu, pada kesempatan lain setelah membangun rumah, beliau sempat melakukan pinjaman kembali kepada koperasi untuk keperluan material rumahnya. Lagi-lagi dengan rencana matang, pinjaman yang dilakukan oleh bapak kelahiran tahun 1953 ini tidak lantas menjadi beban bagi dirinya ataupun koperasi, karena sudah tersusun secara rapi pengeluarannya dipergunakan untuk apa saja. Pengembalian berjalan lancar tanpa hambatan.

Pak Anton pun bercerita  ketiga anandanya melanjutkan kuliah pun atas kerjasama dengan Koperasi SiSehat. Tentunya dalam hal ini SiSehat merasa bangga telah terlibat dalam kegembiraan keluarga para anggotanya.

“Memang dari mulai rumah, tanah, sampai kuliah (anak), saya banyak dibantu oleh koperasi,” jelasnya secara mantap kepada tim SiSehat.

Seorang yang Gigih

Bersama cucu tercinta.
“Saya itu orangnya ga bisa nganggur, selalu ingin beraktivitas,” aku Pak Anton kepada tim SiSehat. Spirit itulah yang berbuah ragam karya. Dulu sempat membuka salah satu usaha atas bantuan modal dari koperasi, namun karena faktor eksternal akhirnya beliau mengalami kegagalan. Namun ia tak pernah berputus asa, beliau pun membuka usaha baru. Mencoba dan terus berusaha.

SiSehat senantiasa berupaya untuk menanamkan edukasi “Meminjam menjadi media produktivitas” bagi para anggotanya. Pak Anton kiranya salah satu anggota SiSehat yang patut dicontoh dalam menerapkan hal tersebut. Pada tahun 2003 beliau membeli sebidang tanah seluas 100 ubin untuk investasi jangka panjang. Tanah tersebut kini sudah ditanami 70 pohon alba, pohon duren, pisang, dan sebagainya. Tidak menutup kemungkinan, ucapnya, hasil dari kebun tersebun untuk disentuh secara ekonomi lebih serius. Bahkan awal tahun 2012 ini beliau mulai merintis peternakan ayam dan itik di tanah yang dibelinya itu. Walau dalam kondisi umur yang sudah matang, semangat mudanya masih terlihat jelas dari aktivitas-aktivitasnya itu. Menariknya segala usaha yang dilakukannya merupakan hasil belajar secara otodidak. Sebuah semangat yang tak lekang oleh waktu.

Pada 2008, setahun sebelum pensiun, Pak Anton sudah sangat jeli merencanakan masa kelanjutannya. Sebagai sosok yang tidak bisa diam, beliau sudah punya pegangan dan cita apa-apa yang akan dilakukan setelah pensiun. Pria yang pernah menjadi perintis bengkel di rumah sakit ini memulai usaha yang lain lagi, ia menjadi supplier minuman kesehatan untuk SiSehat. Tak hanya itu, ia pun juga sembari mengelola usaha makanan ringan, keripik tahu, yang ia supplay ke beberapa tempat. Gairah wirausaha yang tidak pernah putus-putus. Hebat!

Dari pengalaman-pengalaman panjang, puluhan tahun berhubungan dan menjalin kerjasama dengan koperasi semakin memupuk kepercayaan beliau tentang manfaat berkoperasi. Tak hanya ekonomi, tapi juga pengembangan diri anggotanya. Jalinan harmonis yang tidak sebatas berjalan secara mekanis layaknya bank-bank konvensional, dalam koperasi yang ditekankan adalah hubungan kekeluargaan. Jadi ruh dalam setiap aktivitas koperasi adalah ruh saling menolong. “Alhamdulillah koperasi (SiSehat) kiniberkembang pesat, dari mulai unit usaha yang berkembang sampai bantuan-bantuan modal bagi para anggotanya yang proposional. Banyak manfaat yang bisa didapat.Semoga yang lain bisa mersakan yang sama” Tutup Pak Anton. []

5 komentar:

  1. sangat pentingnya akan keikut sertaan di dalamnya ya mas....
    saya pun sama...sungguh banyak manfaat jadi salah satu anggota koperasi di tp kerja saya...

    salam mas :)

    BalasHapus
  2. Kerja keras, ketekunan dan disiplin yang tinggi memang selalu menjadi kunci sukses. sangat inspirative

    BalasHapus
  3. kalau disiplin koperasi dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan

    BalasHapus
  4. keren baru tau kalo sisehat ini sebuah koperasi. Semoga lebih sukses untuk kedepannya :D

    BalasHapus

Translate

Testimoni

Salut dengan artikel-artkel yang dimuat dalam kolom SiSehat, benar-benar dapat memberikan inspirasi, motvasi dan semangat bagi gerakan koperasi yang seringkali bernada minir. (Djabaruddin Djohan - Pemikir Koperasi Indonesia)

Kunjungan Internasional

 
Support : Copyright © 2013. SiSehat - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template