Home » » Kasih Kinasih Ibu Budiasih

Kasih Kinasih Ibu Budiasih

Apakah di antara anda ada yang hendak menggelar hajatan? SiSehat punya satu rekomendasi bila anda ingin memesan tenda pelaminan/hajatan, atau sering kita mengenalnya tarub. Siapakah? Tiada lain, beliau adalah Ibu Budiasih yang tak lain adalah anggota Koperasi SiSehat juga. Ibu yang juga karyawan RSUD Margono Soekardjo ini memang kerap kali menyewakan seperangkat kebutuhan yang dibutuhkan dalam sebuah hajatan, seperti sound system, kursi, tenda hajatan dll. Soal harga tentu lebih terjangkau pastinya. Anggota SiSehat yang beralamatkan di Desa Karangsalam Selatan dekat SMA 3 Purwokerto ke Utara ini memang mempunyai usaha  rental tarub dan kebutuhan hajatan yang mungkin tidak sebagian orang memikirkannya, dan ini adalah usaha yang patut diacungi jempol.


Keseharian Ibu Budiasih yaitu mandata pasien di poli kejiwaan. Anggota bernomorkan 1691 dulu adalah karyawan honorer yang gajinya hanya 1000 rupiah/hari,tetapi itu tidak memudarkan semangat beliau untuk tetap bekerja demi keluarga, sampai akhirnya Ibu Budiasih terpilih dalam adanya agenda pengangkatan karyawan honorer untuk menjadi PNS. Bu Budiasih mempunyai 2 orang anak laki-laki, anak pertama bernama Febrianto Armidha, anak yang lahir pada 2 februari 1996 kini masih bersekolah di SPM (Sekolah Pelayaran) dan anak kedua bernama Septian Ardiyansah yang lahir pada 29 september 2001 masih duduk dikelas 6 SD.

Ketekunan yang membuahkan benih kesuksessan.
Tarub yang disewa salah satu pelanggannya

Ada sepetik kisah menarik inspiratif di balik kesuksesan Ibu Budiasih dalam sekian lama beliau menggeluti usaha tersebut. Berawal dari usaha yang diteruskan Ibu Budiasih dari saudaranya, usahanya dulu masih bisa dibilang berpijak dari nol karena beliau harus melanjutkan usaha dengan alat dan bahan yang hanya sedikit, yaitu satu set saja, tetapi beliau bersyukur masih diberi kemudahan karena hanya meneruskan usaha tersebut maka beliau sudah mempunyai beberapa link atau sudah mempunyai beberapa calon penyewa. Dengan tekunnya Ibu Budiasih mencari calon penyewa, teknisnya beliau harus survei tempat calon penyewa untuk memberikan pelayanan yang baik tidak mengenal jauh atau dekat.

Berbakti sama dengan kesuksessan
 
Ada peribahasa lama mengatakan kalau surga berada di bawah telapak kaki ibu, mungkin inilah yang menjadikan salah satu pedoman Ibu Budiasih. Di tengah kesibukannya yang luar biasa, beliau tetap tidak lupa akan kewajibannya sebagai seorang anak yang berbakti kepada orang tuanya. Ada cerita pilu namun dengan semangat berbakti yang kuat, Bu Budiasih tetap kokoh pendirian. Ibunda tersayang menderita struk, karena penyakitnya itu membuat badan sang ibu sulit bergerak, akhirnya untuk memenuhi nutrisi hariannya hanya mampu makan menggunakan selang yang digunakan melalui hidung. Setiap hari Bu Budiasih beserta suami dan anak-anaknya saling berbagi peran dan bergantian untuk menjaga dan merawat sang ibu yang sudah terbaring lemah di tempat tidur. Selain merawat ibunya yang sakit menderita struk Bu Budiasih juga harus merawat ayahnya yang juga sakit karena adanya masalah dalam kejiwaannya.

Berbagai cara dilakukan Bu Budiasih sebagai anak untuk melaksanakan kewajibannya. Salah satunya berusaha membawa kedua orangtuanya ke rumah sakit, tetapi kehendak Tuhan berkata lain, sampai akhirnya sang bunda meninggal dunia. Sedikit demi sedikit ayahnya mulai sembuh. Di dalam perjalanan panjang Bu Budiasih dan kesuksesannya pastilah selalu ada doa dari kedua orang tuanya.

Sepetik kemanfaatan koperasi
Bergaya di depan tarubnya

Sebagai anggota SiSehat, Bu Budiasih pastilah mempunyai hak dan kewajiban yang sama dengan anggota lain, dan hak tersebut antara lain beliau memanfaatkan dana dari Koperasi SiSehat untuk membesarkan usahanya dibidang set hajatan. Secara perlahan namun pasti, beliau bisa membeli keperluan yang dibutuhkan untuk hajatan yang lebih bervariatif. Dinamika jaman yang terus berubah, pastinya para konsumen akan mencari produk yang semakin beraneka ragam dan menarik untuk digunakan. Dan sekarang, tidaklah perlu jauh-jauh, untuk membeli segala kebutuhan hajatan untuk pelanggan cukup di dalam Purwoketo ini, Bu Budiasih bisa membeli dengan model yang bagus dan menarik.

Seperti dideskripsikan sebelumnya, usaha kebutuhan hajatan yang diberi nama “Rokib Tarub” itu dulunya hanya satu set, namun sekarang beliau mempunyai tak kurang dari enam belas set kebutuhan hajatan yang siap disewakan. Calon konsumen bisa memilih sesuai keinginan mana yang akan digunakan dalam hajatannya. Untuk mendukung produktivitasnya, Bu Budiasih sekarang mempunyai empat karyawan yang siap untuk membantu dalam menjalankan usahanya,dan dibantu oleh sang suami tentunya. Dalam satu bulan, beliau mampu mendapatkan sepuluh calon penyewa. Sebuah jejak rekam yang baik. Soal marketing, Bu Budiasih memang bisa diacungi jempol, tak tanggung-tanggung konsumen bisa sampai wilayah Bumiayu,Purbalingga, Cilacap, bahkan sampai Banjar. Ibu Budiasih pun tak ragu untuk menyewakannya walau sejauh apapun wilayahnya.”Yang penting semua pelanggan saya puas,” tegasnya.

Di samping usahanya, Bu Budiasih juga mempunyai lima buah kolam yang berada tepat tak jauh dari rumahnya di Karangsalam. Tidak hanya satu macam ikan yang beliau pelihara, bahkan lebih dari tiga macam ikan yang ada di kolam tersebut, ketika ditanya tim SiSehat mau dijualkah ikan-ikan tersebut nantinya, beliau hanya menjawab ”Saya tidak menjualnya,biarkan saja sampai besar kalau ada saudara atau tetangga datang ke rumah nanti tinggal diminta ambil atau pancing saja,kalau saudara jauh datang daripada memberi jajanan yang mungkin tidak dimakan,ya mending saya beri ikan saja yang lebih bermanfaat.” Sungguh baik hati dan mulia sekali. Bu Budiasih bahkan tidak memikirkan akan seberapa banyak saudara dan tetangganya yang akan memancing ikan-ikan yang beliau punya.

 Di akhir obrolan dengan tim SiSehat beliau tak lupa untuk memberikan apresiasi kepada SiSehat yang sudah memberikan pelayanan yang baik untuk para anggotanya, ”Paling cuma produk-produk yang dijual di toko yang masih kurang lengkap” kata beliau. Anggota yang setiap pulang kerja selalu berbelanja di sisehat ini memang termasuk anggota yang aktif berkonstribusi. Sepetik cerita yang menginspirasi dan menyemangati banyak orang dari bu budiasih mampu memberikan contoh baik,bagaimana dengan yang lain? [Ari]

0 komentar:

Posting Komentar

Translate

Testimoni

Salut dengan artikel-artkel yang dimuat dalam kolom SiSehat, benar-benar dapat memberikan inspirasi, motvasi dan semangat bagi gerakan koperasi yang seringkali bernada minir. (Djabaruddin Djohan - Pemikir Koperasi Indonesia)

Kunjungan Internasional

 
Support : Copyright © 2013. SiSehat - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template