Home » , , , , , , , » Merajut Asa Purwokerto Kota Koperasi bersama Staff Khusus Kemenkop

Merajut Asa Purwokerto Kota Koperasi bersama Staff Khusus Kemenkop

KOPDAR & Halal Bi Halal Ekonomi Koperasi Banyumas | Kamis, 6 Juli 2017 Acara Jumpa Darat atau yang disebut Kopdar Ekonomi Koperasi Banyumas diselenggarakan. Agenda yang diikuti sekitar 25 peserta berlangsung pukul 14.30 WIB di Gedung PLUT Banyumas (Dukuh Waluh). Yang menarik, khusus Kopdar bertema: Kota Koperasi yang ke-6 kalinya ini menghadirkan Bp Teguh Budiana - Staf Khusus Menteri Koperasi.

Tercatat beberapa perwakilan gerakan koperasi yang hadir adalah dari Kopkun, Kopkun Institute, Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia (Kowapi) Banyumas, Koperasi Argo Mulyo Jati (AMJ) Ketanda Sumpyuh, Kopamas (Koperasi Pasar Manis),  CU Cikal Mas,  Kosuku Unsoed, KPRI NEU Banyumas, KPRI SEHAT RSMS, Kelompok Wanita Entreprenuer yang terhimpun dari Salimah, Koperasi Karyawan (Kopkar) Mitra, Purbalingga dan lain sebagainya. Sementara itu, perwakilan kampus hadir para mahasiswa dari Unsoed, UMP (Universitas Muhammadiyah), dosen pertanian Unsoed, dosen IAIN Purwokerto, dosen FEB Unsoed.


Menggagas Purwokerto Kota Koperasi
Deputi Riset Kopkun Institute, Novita Puspasari mengawali dengan paparan Purwokerto Kota Koperasi.  Salah satu aktivis penggiat koperasi yang juga tercatat dalam jajaran dosen FEB Unsoed tersebut memaparkan latar belakang, tujuan, proses dan mimpi besar Purwokerto sebagai Kota Koperasi. Bahwa Kota Koperasi merupakan upaya membangun ekosistem yang baik agar mendukung tumbuhnya koperasi-koperasi yang benar. Sehingga mengurangi praktik koperasi abal-abal (rentenir berbaju koperasi) dan masyarakat terlayani dengan prima oleh koperasi-koperasi baik .

Secara Khusus, Bapak Teguh Budiana mengapresiasi Kota Koperasi, yang menurut beliau hal ini merupakan ide brilian dari insan Koperasi Purwokerto. Untuk mewujudkan Purwokerto Kota Koperasi ada Beberapa catatan beliau tentang koperasi :

  1. Koperasi masih menjadi institusi minoritas dibanding dengan paham Kapitalis
  2. Mindset masyarakat tentang koperasi masih sangat  beragam, dan kebanyakan adalah stigma negatif. 
  3. Koperasi belum memberikan dampak nyata (khususnys secara ekonomi) yang bisa dirasakan anggota atau masyarakat
  4. Perlunya daya dukung pemerintah terkait dengan kebijakan tentang perkoperasian


Untuk itu salah satu Staff Khusus Kemenkop tersebut mengharapkan agenda Kota Koperasi harus melibatkan semua unsur. Sehingga perlunya perencanaan matang tentang stepping, propaganda, strategi, program dan identifikasi lapangan secara terukur dalam pelaksanaannya. Sehingga Koperasi hadir sebagai solusi atas problematika masyarakat dan menjadi pemersatu kekuatan kekuatan kecil menjadi sebuah kekuatan ekonomi yang disegani.



Asa Kota Koperasi
Optimisme dan Tingginya Antusiasme peserta diskusi tentang kota koperasi tergambar dari banyaknya masukan dan dukungan agenda Purwokerto Kota Koperasi. Tidak ketinggalan Mas Suroto, salah satu tokoh muda koperasi nasional yang kebetulan sedang di Purwokerto, memberikan semangat kepada para peserta dengan keyakinan dan optimismenya.

Hakekat agenda PKK sesungguhunya upaya mencari titik komitmen bersama insan koperasi Purwokerto untuk secara agresif mengembangkan koperasi.
Kedepan, masing masing koperasi diharapkan meng-akselerasi dan saling support sehingga kita akan besar bersama. PKK juga mendorong agar tidak terjadi persaingan antar koperasi tetapi justru mengembangkan kerjasama yang saling memperkuat”, Ungkap Firdaus Putera, HC, Direktur Kopkun Institute yang lembaganya menggagas Ide Purwokerto Kota Koperasi (PKK).

0 komentar:

Posting Komentar

Translate

Testimoni

Salut dengan artikel-artkel yang dimuat dalam kolom SiSehat, benar-benar dapat memberikan inspirasi, motvasi dan semangat bagi gerakan koperasi yang seringkali bernada minir. (Djabaruddin Djohan - Pemikir Koperasi Indonesia)

Kunjungan Internasional

 
Support : Copyright © 2013. SiSehat - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template