Home » , , , , , , , , , » KEJELIAN SYSTEM PARKIR siSEHAT DALAM MENDETEKSI & MENGUNGKAP AKSI KRIMINAL

KEJELIAN SYSTEM PARKIR siSEHAT DALAM MENDETEKSI & MENGUNGKAP AKSI KRIMINAL

A. Seputar System IT Parkir 
Menarik mencermati strategi manajemen parkir  siSehat yang kebetulan berhasil mengungkap beberapa modus kriminalitas di area parkir RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto lewat peng-integrasian 2 (dua) faktor kunci, yaitu  meng-integrasikan antara system IT dan SDM  yang selalu sigap.  Namun uniknya, manajemen IT parkir siSehat memilih konsep “setengah canggih”, sebab dalam operasionalnya masih melibatkan SDM di pintu masuk maupun keluar. Namun demikian, ternyata pilihan ini bukan tanpa alasan. Adanya proses entry  nomor polisi kendaraan menjadi pertahanan awal. Demikian juga saat keluar, proses verifikasi dilakukan atas kartu parkir.  Petugas parkir hanya akan menekan enter  Barrier gate bila dipastikan kendaraan yang hendak keluar sudah clear.

Sebenarnya ada pilihan IT model lain dan bahkan lebih canggih.  Pada type ini, 

Pengunjung cukup menekan tombol pada ticket box dan tiket akan keluar secara automaticly . Bahkan, bagi pengunjung yang sudah menjadi member (ber-stiker) cukup menempelkan kartunya ke card reader yang tersedia pada ticket box. Hanya saja, pertahanan system ini hanya pada  2 (dua) unit IP kamera yang fungsinya untuk
merekam wajah pengemudi dan kendaraan.
Sebagian institusi penyelenggara parkir beranggapan  bahwa sistem parkir jenis ini lebih efisien dan simpel karena tidak menggunakan banyak SDM. Dalam hal ini, manajemen parkir siSehat memiliki pandangan sendiri berdasarkan pengalaman dari beberapa kasus kriminal di lapangan.  Pada System parkir yang dipilih siSehat,  kombinasi dari SDM profesional, system konvensional, barrier gate dan rekaman cctv di area parker menjadi alat pertahanan dan sekalgus pengendalian keamanan yang komprehensif demi penyejian pelayanan yang nyaman bagi para pengguna parkir.  Setiap nomor polisi kendaraan yang mencurigakan, langsung di masukkan kedalam system IT, sehingga  system langsung akan memberi sinyal ke server pusat tiap kali kendaraan tersebut masuk atau keluar.

Terkait dengan maraknya perubahan system parkir dari “setengah canggih” menjadi system
elektronik full dengan alasan effisiensi, manager Parkir siSehat tetap memilh pada system setengah canggih. Hal ini dengan memperhatikan luasan ara RSMS , sehingga penerapan system harus diintegrasikan dengan pelibatan SDM. Disamping itu, ada beebrapa pertimbangan lainnya, antara lain :
1.     System Konvensional (baca: setengah canggih) me-record setiap no kendaraan yang masuk. Dengan demikian, ketika terjadi tindak kriminalitas ataupun diperlukan pencarian kendaraan hilang yang dicurigai diparkir  di RSMS, pelacakan lebih mudah dilakukan dan hanya memerlukan beberapa menit saja. 
2.     Disamping tugas utamanya sebagai pengatur dan penjaga area parkir, SDM parkir juga sering berperan sebagai  pemberi informasi bagi pengunjung seputar lokasi layanan RSMS yang dibutuhkan mereka saat masuk ke area gedung RSMS. Dengan demikian, para pengunjung memiliki informasi yang cukup dan arah yang jelas untuk mendapati tujuan mereka ke RSMS. 
3.     Meskipun terjadi efisiensi SDM, kelemahan system elektronik adalah tidak melakukan record terhadap nomor kendaraan sehingga akan sangat sulit melacak kendaraan pelaku kriminal hanya hanya berdasarkan foto pelaku dan kendaraan. Sementara itu tanpa adanya SDM parkir parkir RSMS akan sangat semrawut dan sangat memungkinkan penggunaan area parkir sembarangan dan tidak tertata rapi. Di sisi lain, karena system ini tidak melibatkan SDM makan para pengunjung RSMS berpotensi mengalami kesulitan dakam mencari lokasi yang menjadi tujuan mereka mengingat luasnya area RSUD Prof Dr. Margono Soekarjo Purwokerto.


B.  Kasus Kriminalitas Yang Menguatkan Kebaikan Pola Integrasi System
     dan SDM Profesional 

Dua minggu lalu, seorang pengunjung melaporkan kehilangan helm ke server parkir. Atas hal ini, manajemen parkir pun langsung melakukan tracking lewat rekaman cctv. Hasilnya, diperoleh data dua orang mendekati motor dan kemudian menukar helmnya dengan helm milik korban yang lebih bagus. Atas hal ini.  nomor polisi motor pelaku pun di catat dan menegaskan pada korban bahwa manajemen  mengusut kejadian ini sampai tuntas.

Seminggu setelah kejadian, kendaraan yang terindikasi milik pelaku pencurian helm memasuki area parkir RSMS. Hal ini terdeteksi berkat bantuan system IT yang memberi sinyal pada server.  Petugas parkir  pun langsung saling koordinasi  untuk melacak lokasi parkir kendaraan tersebut. Setelah dtemukan, pihak manajemen memancing dengan mengambil helm dari motor tersebut dengan harapan sang pemilik helm akan ke server melaporkan kehilangan kepada manajemen parkir.

Tak lama berselang dugaan itu pun menjadi nyata. Tidak menunggu waktu lama, pemiliki kendaraan datang ke server parkir dan melaporkan kehilangan helm. “Saatnya bertindak cerdas”, ungkap Pak Andi, Sang Manager Parkir. Awalnya manajemen melayani pelapor sesuai dengan SOP. Perlahan,  manajemen mulai membelokkan pembicaraan  tentang kejadian serupa seminggu sebelumnya tanpa memberi sinyal bahwa pelakunya adalah orang yang hari ini mengaku sebagai korban pencurian helm. Sampai ditahap ini, sang korban yang juga pelaku pencuri helm minggu lalu ini masih terlihat tenang. Tak terlihat ada perasaan bersalah diwajahnya. Namun demikian, keadaan berubah 360 derajat saat manajemen  membuka rekaman cctv yang menjelaskan secara gamblang detail proses pencurian helm seminggu sebelumnya. Pada titik ini, pelaku pencurian (yang hari ini memerankan diri sebagai korban pencurian helm)  tidak bisa mengelak lagi dan akhirnya mengakui semua perbuatannya.

Atas keberhasilan ini, manajemen kemudian menghubungi nomor kontak korban pencurian helm di minggu lalu. Berbekal fakta CCTV yang nyata-nyata menggambarkan pelaku, akhirnya sang pelaku menyanggupin untuk mengganti helm yang dicurinya minggu lalu dengan yang baru dalam waktu paling lambat 2 (dua) jam. Mengembalikan helm yang minggu lalu dicurinya tidak memungkinkan sebab kadung dijual dengan harga Rp 100.000,oo (seratus ribu rupiah)
Tersolusikannya persolan pencurian helm ini pun mendapat apresiasi tinggi dari korban dimana akhirnya helm nya kembali utuh. Beliau menyampaikan terima kasihnya terhadap komitmen manajemen siSehat dalam menjaga keamanan dan kenyamanan area parkir di lingkungan RSMS


0 komentar:

Posting Komentar

Translate

Testimoni

Salut dengan artikel-artkel yang dimuat dalam kolom SiSehat, benar-benar dapat memberikan inspirasi, motvasi dan semangat bagi gerakan koperasi yang seringkali bernada minir. (Djabaruddin Djohan - Pemikir Koperasi Indonesia)

Kunjungan Internasional

 
Support : Copyright © 2013. SiSehat - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template