Profil

Sebuah ujaran berkata: setiap babak memiliki kisah sendiri. Demikian pula perjalanan bahtera ini. Babak demi babak harus dilewati. Beragam daya dan ikhtiar tercurah, hingga saat ini. Begini cuplikan kisahnya:

Semua ini bermula di sebuah hari yang sejuk 12 Juli 1979 silam. Para Karyawan/ti Rumah Sakit Prof. Dr Margono Soekarjo, kala itu berdiri di Jalan Dokter Angka, sepakat mendirikan Koperasi. Namanya Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Sehat. Nama Sehat disematkan karena institusi ini berdiri di lingkungan rumah sakit dan sehat dalam arti luas berarti dalam kondisi prima

Ruangan berukuran 4 X 7 meter menjadi kiprah mula si koperasi baru. Di dalamnya beragam barang kebutuhan sehari-hari dan beberapa jenis makanan tertata rapi. Di sisi ruangan lain beberapa meja mengundang orang untuk mencicipi deretan nasi, sayur dan lelauk yang dijual di sana. Selain itu, koperasi menjalankan usaha simpan-pinjam.“ Seingat saya hanya ada beberapa petugas menjalankan usaha koperasi,” ujar Drs Budi Raharjo, Apt, SpFRS.

Dan waktu terus berlalu. Babak baru mulai terbuka ketika pada 12 Oktober 1995 Margono hijrah ke bangunan berpilar megah bergaya Yunani di Jalan Gumbreg No 1, Purwokerto. Tidak hanya bagi RSMS, bagi koperasi Sehat ’boyongan’ ini juga membuka cakrawala nan luas. Babak baru-pun dimulai.

Dibawah kempemimpinan dr.Chairuddin Nur, MM (sekarang menjadi orang nomor satu rumah sakit ini), tahun 1997, memulai lompatan besar. Di tahun yang sama, Rapat Anggota Tahunan (RAT) 1997 memutuskan untuk mengangkat manajemen dan babak pembangunan profesionalisme bermula. Program di fokuskan pada pembangunan ’trust’ alias kepercayaan di kalangan anggota. ” Koperasi mampu membangun kesejahteraan bagi kepentingan bersama” adalah tema yang dikampanyekan. Dokter Chairuddin memimpin KPRI hingga dua periode yakni tahun 1997-1999 dan 2000-2003.

Diketuai Drs Budi Raharjo, Apt, SpFRS, KPRI terus mengembangkan dirinya. Selain melanjutkan yang sudah dirintis sebelumnya, kepengurusan ini fokus pada penguatan profesionalisme dan membidik pertumbuhan SHU sebagai acuan. Hasilnya, terbangunlah unit-unit usaha baru yang terus menggurita hingga kini.“ Kami memberanikan diri mengembang pada unit-unit usaha serta perbaikan sistem managemen,” ujar Budi Raharjo, yang memimpin KPRI dua periode yakni tahun 2004-2006 dan 2006-2009.

Laju kapal yang terus membesar ini makin tak terhenti. KPRI telah menjelma menjadi beragam rupa: unit simpan pinjam, parkir (2 titik lokasi), toko (4 outlet), café (4 outelt), kios telepon, foto kopi, counter celullar dan perumahan (165 unit rumah dan 35 unit ruko diatas lahan 3,5 ha). KPRI Sehat juga mengelola beberapa unit usaha di Jl Dr Angka (RS Geriyatri dan Abiyasa). Sejarah mencatat, dari 11 orang jumlah pegawai Koperasi, kini 117 orang menggantungkan hidup di bawah atap sang koperasi. Fakta nyata kebermanfaatan koperasi ini bagi penciptaan kesempatan kerja dan terus membesar.

Di 2(dua) tahun terakhir kepengurusannya, Drs Budi Raharjo, Apt, SpFRS menekankan perlunya pembangunan organisasi yang kemudian di-packing dalam tema ”Hijrah Persepsi”. Tema ini menguatkan misi koperasi besar dan kuat sesungguhnya adalah koperasi yang dicintai anggotanya. Bermacam formula dikembangkan, penyamaan persepsi mengenai koperasi dan tujuannya terus di wacanakan ke segenap anggota.

Tapi sungguh tak mudah menuju titik ini. Para pengurus, yang juga PNS di lingkup RSMS, harus rela memeras otak dan berkerut kening sepanjang waktu. Mereka, yang juga disibukkan dengan pekerjaan dan tanggungjawab sebagai PNS, seperti tak kenal lelah merumuskan kebijakan , menata program, mengurus unit-unit usaha sekaligus memompa kesadaran pentingnya arti koperasi dalam ruang kehidupan masyarakat RSMS.

Tak ada pengorbanan yang sia-sia. Kapal besar itu mulai bergerak dan makin cepat. Sang kapal-pun mulai mengundang decak. Berkali-kali kantor KPRI Sehat didatangi rombongan luar daerah (di lingkungan jawa tengah dan jawa barat) yang ingin memetik pengalaman tata cara KPRI Sehat mengelola lembaganya. Di Banyumas, KPRI Sehat masuk jajaran paling atas sebagai koperasi besar dan ’sehat’. Kini RSMS tidak hanya dikenal sebagai rumah sakit berarsitektur megah, tetapi juga memiliki koperasi yang juga gagah.

Kehadiran Koperasi Sehat dengan rupa-rupa usaha tidak hanya membuat para karyawan/ti RSMS dan pengunjung lebih gampang beroleh barang kebutuhan. Rumah sakit ini menjadi tidak lagi identik dengan kesedihan, seragam putih-putih dan aroma obat. Tetapi sebuah tempat yang sesungguhnya ada banyak hal bisa didapat.

Tapi masa depan adalah sekumpulan tantangan. KPRI Sehat terus berjuang. Sekarang, di bawah kepemimpinan Rismanto, SKM, KPRI Sehat menancapkan tinggal landas yang tidak hanya mengembangkan unit usaha melainkan juga membangun budaya. Kepengurusan ini sedang berlari, membangun kesadaran makna koperasi di sanubari para anggota.

Kesadaran pentingnya koperasi menjadi sangat penting bagi sejarah KPRI Sehat ke dapan. Pasalnya, untuk menjadi semakin besar para anggota koperasi harus memiliki keinginan yang kuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi usaha-usaha yang dikelola koperasi. Tingkat ke-aktif-an anggota melakukan transaksi atau mendukung sektor modal, akan diukur dengan poin. “Poin-poin itu sesungguhnya usuran partisipasi anggota terhadap pertumbuhan koperasi yang menjadi milik mereka ini,” ujar salah satu pengelola.

Bukan hanya itu, koperasi juga harus dikembalikan pada hakikat dasarnya sebagai kumpulan orang dan jangan dilihat sebagai kumpulan modal. Maka, cara mengatur organisasi dan profesionalitas pengelolaan usaha dengan penerapan prinsip-prinsip koperasi bakal menjadi penentu maju mundurnya sebuah koperasi.
KPRI Sehat terus berkarya. Beberapa unit usaha baru dengan skala yang jauh lebih besar sedang dalam perjalanan menjadi nyata. Tetapi sesungguhnya besar-kecilnya kapal ini sangat tergantung pada dalam dan tidaknya cinta para anggota terhadap koperasi milik mereka. Semakin tinggi tingkat partisipasi anggota, maka kapal itu bakal semakin besar dan semakin mampu menjawab lebih banyak hal bagi kehidupan anggotanya. Karena sesungguhnya ini adalah bahtera untuk masa depan agar semua orang bahagia.

Translate

Testimoni

Salut dengan artikel-artkel yang dimuat dalam kolom SiSehat, benar-benar dapat memberikan inspirasi, motvasi dan semangat bagi gerakan koperasi yang seringkali bernada minir. (Djabaruddin Djohan - Pemikir Koperasi Indonesia)

Kunjungan Internasional

 
Support : Copyright © 2013. SiSehat - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template